Berita Terkini

Membentuk Rasa “Volunteerism” Komunitas

Sebanyak 30 orang dikukuhkan menjadi anggota Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali Dewa Raka Sandi dalam acara Pembekalan Komunitas Pemilu dan Demokrasi bertempat di ruang rapat KPU Provinsi Bali. (22/09/16).

Acara yang berlansung selama dua hari ini bertujuan untuk menumbuhkan embrio komunitas peduli Pemilu dan Demokrasi yang nantinya akan menjadi mitra KPU dan masyarakat dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas Pemilu dan Demokrasi di Indonesia. Anggota KPU Provinsi Bali Ni Wayan Widhiasthini selaku Ketua Divisi Humas, Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan SDM berharap agar seluruh peserta setelah mendapatkan pembekalan bisa membentuk dan meningkatkan rasa “Volunteerism” dalam dirinya terutama yang berhubungan dengan kepemiluan.

Sebelum dikukuhkan, seluruh peserta komunitas diberikan materi-materi kepemiluan selama dua hari oleh seluruh komisioner KPU Bali sebagai narasumber antara lain, Pentingnya Pasrtisipasi dalam Pemilu, Prinsip Dasar Pemilu yan Jujur, Adil dan Tidak Diskriminatif, Orientasi Penegakan Hukum Pemilu serta Lembaga Penyelenggara Pemilu. Untuk sesi Ceramah Umum, diisi langsung oleh Anggota KPU RI Divisi Hukum dan Pengawasan Ida Budhiati. Acara juga dihadiri oleh tim Partisipasi Masyarakat Sekretariat Jenderal KPU RI.

Suasana pembekalan selama acara berlangsung sangat variatif dan interaktif. Selain disampaikan melalui paparan dan diskusi, peserta juga dilibatkan dalam suasana kerja berkelompok dengan metode yang menyenangkan. Seluruh peserta juga diajak untuk mengunjungi Rumah Pintar Pemilu KPU Bali yang berisikan seluruh informasi kepemiluan di Indonesia lengkap dengan miniatur TPS yang bisa digunakan untuk melakukan simulasi pemungutan dan penghitungan suara.

Diakhir acara, seluruh peserta dipersilahkan untuk membagi kelompok sesuai dengan minat masing-masing antara lain kajian peraturan perundangan kepemiluan; pemantauan tahapan pemilu; pendidikan pemilih serta isu khusu kepemiluan (perempuan, disabilitas dan marginal) dilanjutkan dengan perumusan rencana tindak lanjut oleh masing-masing kelompok.

Pengukuhan peserta ditandai dengan pemberian sertifikat oleh Ketua KPU Provinsi Bali didampingi oleh seluruh Anggota.(gb)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 7,133 kali